Kreativitas Tanpa Batas, Siswa Senang Guru Bahagia

 


 Kreativitas Tanpa Batas, Siswa Senang Guru Bahagia

Oleh: Eptiarti Rahayu, S.Pd.


    Metode pembelajaran apa yang menyenangkan?

    Suatu hari, saya bertanya kepada siswa kenapa terlihat lesu dan kurang bersemangat ketika pembelajaran dimulai. Sebagian siswa menjawab karena cape habis post tes hitung-hitungan, seketika saya berpikir bagaimana caranya supaya semua siswa tetap semangat dan bisa mengikuti pelajaran IPS dengan senang dan bahagia.

    Pembelajaran saya mulai dengan ice breaking yang dipimpin oleh tiga orang siswa. Dengan ice breaking diharapkan semua siswa bisa lebih enjoy dan menikmati proses belajarnya. Kemudian guru memberi tahu materi dan metode pembelajaran yang akan dilaksanakan hari ini, yaitu materi interaksi sosial dengan metode role playing. Semua siswa berteriak senang karena bisa bermain peran di depan kelas. Ini sekaligus menguji kepercayaan diri setiap siswa.

    Pembelajaranpun di mulai dengan pembagian kelompok, setiap kelompok menentukan leader, sekretaris, dan anggota. Kemudian leader akan mengambil kertas tema yang akan dijadikan role playing kelompoknya. Hampir semua kelompok ketika leader menunjukkan kertasnya mereka kegirangan. Diskusipun di mulai, guru memberikan waktu 20 menit, mereka sibuk menentukan alur cerita, berbagi peran sampai latihan mengeskpresikan perannya masing-masing, sebagian kelompok juga ada yang menyiapkan properti untuk tampil di depan kelas nanti.

    Sebagian siswa yang tadinya terlihat lemas dan lesu ketika masuk kelas, berubah menjadi begitu antusias menghapalkan teks dan latihan bermain peran. Mereka berkata, saya senang dengan role play karena bisa memerankan sesuai dengan diri saya dan saya harus serius karena kalau tidak maka role play kelompok kita tidak akan bagus serta bisa jadi yang nonton juga bosan. Diskusi selesai, waktunya setiap kelompok memainkan perannya, satu per satu maju ke depan kelas dan yang menakjubkan adalah ketika kelompok lain maju, kelompok lainnya sangat antusias juga untuk menonton serta memberikan komentar atau sekedar masukan atas penampilannya. Suara gemuruh tepuk tangan setiap selesai penampilan begitu menandakan kebahagiaan mereka, bisa mengekspresikan perannya dengan leluasa.

    Pengalaman ini mengajarkan saya bahwa tidak apa-apa kita bertanya kepada siswa metode yang paling menyenangkan untuk mereka. Karena belajar dari yang mereka paling senangi dan sukai maka akan menjadikan pembelajaran yang lebih bermakna. Mereka akan banyak belajar menganalisis, mencari ide, menentukan tokoh sampai berbagi tugas dengan baik. Tanpa dukungan dari guru,mustahil semua itu juga bisa tercipta dengan baik. Maka tugas kita sebagai guru selain mendidik juga menjadi pendengar yang baik untuk siswa kita.

Comments